Radesya

"Ingin jadi mentari berharap bisa menerangi"

Memandang Hujan dari balik jendela

Jika musim hujan tiba, momen seperti ini yang selalu aku rindukan, memandangi air hujan dari balik jendela…., memandang lurus ke depan, tak berpenghalang. Air yang jatuh menetes-netes memberikan keindahan tersendiri bagiku. Aku akan sangat tidak suka bila sedang memandang air hujan itu tapi mendapat gangguan. Dan untung saja mama mengerti itu. Karena mungkin mama tahu, kalau imajinasiku sedang mengembara.  Yang tanpa sadar aku telah memerdekakan imajinasiku. Memandang jalanan yang penuh dengan air, meski tampak samar-samar, terasa ada yang menarikku untuk terus menatapnya.

Hujan dari balik jendela itu juga membawa kenanganku bersama orang yang paling aku sayangi…. iya… papaku…, waktu itu kami sering memandang hujan bersama….kami saling diam, larut dalam imajinasi masing-masing.., jika ada petir… papa langsung mendekapku erat…, aku akan senang berlama-lama sembunyi di bawah ketiak papa, aku tak tahu apa papa pake deodoran atau tidak, yang jelas tidak bau… jadi betah berlama-lama sembunyi di bawah ketiak beliau.

Tapi kini kenangan yang lain tentang petir itu telah berganti, ketika ada suara gemuruh yang menggelegar, bayangan menakutkan itu muncul, aku melihat papaku berdarah-darah dan sangat mengerikan tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Aku sangat ketakutan…., aku menangis…. aku sedih…. semua itu membuat aku ingin pingsan….., dan aku tidak bisa bersembunyi lagi di bawah ketiak papa.

Saat hujan juga aku ingin bermain air hujan… dulu papa sering melarangku agar tidak ikut maen hujan-hujananan… beliau sering bilang sambil berteriak “ jangan mandi hujan! Nanti bisa sakit”, kadang kalau aku ingin mendengar teriakan papa, aku akan nekat mandi hujan, karena setelahnya aku seperti mengalami delusi, papa seperti teriakan kata yang sama dikepalaku, kemudian aku akan senyum-senyum sendiri…., tapi aku tidak gila loh…

I think rain is so amazing…. I love sitting inside, watching the rain trickle down my window, I love the sound of it. It’s the most beautiful natural sound….. It catches breath, it’s so calming – I can sit and listen for hours. And the smell – it’s something surreal. It’s hard to explain, but there’s something special in it. I love rain….

Hujan dari balik jendela memang terlihat sangat indah…., asal tidak ada suara petir yang bergemuruh seperti suara bom yang meledak, aku akan sangat senang menikmatinya…, bagaimana dengan anda?

24 Comments

  1. gemuruh itu tkadang menjadi penghias dan pelengkap nuansa kelabu padanya, Ra… i like it….
    ada apa dengan papa? adakah kisahnya di sini?

  2. iya kak, tapi suka ketakutan kalau mendengarnya… ada trauma gt🙂

    ada ceritanya koq kak.. cerita sedih😦

    • sedikitnya aq tau dari beberapa tulisanmu, yang sabar yah… semua itu yang terbaik yang Allah takdirkan untuk beliau dan untuk Rara, mama n kakak… InsyaAllah kalian kuat n tegar menghadapinya…🙂

      • amin… iya kak, makasih ya🙂

  3. hujan membasuh luka-luka dan menyamarkan air mata…
    sementara petir menuntun manusia untuk berteduh, membuat mereka menyadari akan bahaya dalam setiap jengkal perjalanan dalam kehidupan.

    • tapi terkadang hujan membuat aku terluka kak..

      • setidaknya sedih itu terlarut dalam senyuman Rara saat hujan turun. itulah kenapa Dia menciptakan hujan. sebuah ambigu yang indah…

  4. memandang hujan selalu memberikan rasa tersendiri, gembira, bahgia adem pokoknya

    • bener banget pak… dihati ada rasa tentram ya..

  5. saya juga suka hujan.. Saya juga sedikiit takkut sama petir dulu, tapi kalo sekarang setelah mempelajari petir itu apa.. jadi seneng. Tapi tetep kaget juga siih.. hehe

    • hehe… iya… selain kaget sama suarana, aku juga takut….

  6. wah sangat sayang papa ya,orang tua memang takkan tergantikan ^_^.
    klo hujan, bagi saya, mengingatkan pada seseorang yg dulu pernah dicintai, tp sekarang, hujan cuma sekadar ingin terlelap saja melupakan yg lalu itu😀

    • iyaaa…… sayang banget dech…🙂

      kenangannya dah tergantikan ya? hehehe….

  7. hujan dapat juga menemani hati yang sedang sedih, karna suasana yang pas untuk merenung…

    • bener banget tuh…🙂

  8. Devit Resah Jah Rastafara

    ///(^_*\\\\ Wuuyyooo…. JAH RASTAFARA

    “Rahasia di balik Rahasia”

    Saat kaki melangkah dibwah gelapnya langit, kumenatap gadis Ayu.

    Dibalik kesenduannya yg beku, tatapannya kosong menatap tanah di hadapannya.

    Disudut lainnya aku melihat seorang pemuda murung menatap langit mendung.

    Ku hampiri keduanya dan kuajak duduk bersama.

    Ku tanyakan perihal kesenduan dan kemurungan yg menyelimuti mereka.

    Dan keduanya menceritakan hal yg sama, kekasih mereka berpaling.

    Lalu ku ceritakan rahasia di balik rahasia yg tersembunyi di balik hati gadis dan pemuda.

    “Saat akan ku ceritakan ini ku paling kan pandanganku pada gadis di samping ku”

    Ada seorang pemuda berjalan di taman ia melihat seorang gadis cantik sedang duduk sendiri di bawah pohon. Ia menyukai gadis itu dan menatapnya penuh makna.

    Sang gadis mengetahui kalau pemuda itu mengamatinya dan gadis cantik itu menatapnya, lalu pemuda itu melemparkan senyuman manis pada gadis yang ia pandangi, sang gadis pun membalas senyumannya.

    Keesokan harinya pemuda itu kembali mendatangi taman itu hanya untuk memandangi sang gadis.

    Hari-kehari taman itu adalah tujuannya, bersemi dan di hatinya tumbuh rasa Cinta pada gadis itu.

    Di sore itu ia melangkah pasti menuju taman dan ia bulatkan tekat untuk memperkenalkan diri pada gadis itu.

    Sesampainya di taman ia mendapati gadis itu tak sendiri, gadis itu bersama sahabatnya yang berparas lebih anggun dan cantik. Pandangan pemuda itu tak lagi tertuju pada gadis yang ingin ia temui dan kini berpalin pada sahabat gadis itu.

    Bukan hanya pandangannya yang berpaling namun hatinya pun ikut berpaling;

    Di sisi lain aku pun menceritakan hal yang sama, namun kini tentang seorang gadis yang tertarik pada seorang pemuda.

    “Saat akan menceritakan ini pandanganku ku palingkan ke arah pemuda di sebelah ku”

    Tak ubahnya seperti cerita ku sebelumnya, saat sang gadis ingin mengutarakan perasaannya pada pemuda yang di kagumi nya, pemuda itu tak sendiri, ia bersama sahabatnya yang lebih tampan.

    Gadis itu terbuai oleh ketampanan sahabat pemuda idamannya itu, namun hatinya telah terpatri pada pemuda itu dan hatinya terus menggenggam kuat cintanya pada pemuda idaman nya.

    Ku langkahkan kakiku lagi dan pergi Setelah ku ceritakan pada gadis dan pemuda yang sedang di selimuti sendu dan murung.

    Aku pergi dan tersenyum akan cerita ku itu, aku bergumam sendiri :

    “apa yg mereka cari dari wajah dan apa yang di cari dalam hati”

    Ku tatap langit saat hati kecil berbisik; inilah sekenario penciptaku dan pencipta mereka.

    Hujan pun turun menbasahi hati yang beku.

    Dan semoga kebekuan hati mereka dapat cair oleh rahasia di balik rahasia…

    By: Devit Resah.

    • nice story Dev….🙂

  9. dalam sepi kutemukan kamu
    lewati rindu yang hilang

    • rinduna ilang kemana? heheh

      • dibawa pacar. hehehe😀

  10. dhebu

    hujan selalu punya cerita tersendiri,begitu banyak yg indah dri hujan..
    irama rintiknya,,hawa yg dibawa,,dan bau khas sehabis hujan
    salam kenal🙂

    • iya bener… aku suka hujan…🙂

      salam kenal juga…😉

  11. ayo posting lagi dan lagi

Trackbacks

  1. Hujan..dan Aku Suka.. | Fiddinila

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: