Radesya

"Ingin jadi mentari berharap bisa menerangi"

Lebaran yang berkesan

Lebaran tahun ini sangat berkesan bagiku, banyak pelajaran berharga yang aku dapatkan. Berawal dari perjalanan kami ke tempat sodara-sodara yang banyak belum aku kenal. Bertempat di sebuah desa di jawa tengah.

Matahari tampak malu-malu bersinar karena hari masih begitu pagi. Aku berjalan di sebuah pematang sawah, udaranya begitu segar tidak seperti di kotaku yang penuh dengan polusi. Aku berhenti duduk di pematang itu, memperhatikan seorang bapak yang lagi bekerja. Tampak sesekali sang bapak menyeka keringatnya. Rupanya sang bapak tau kalau sedang aku perhatikan, dia menghampiri aku.

“Adik bukan dari sini ya?” Tanya bapak itu padaku. Aku menjelaskan kalau aku sedang mengunjungi keluarga di sini. Aku tanya pada bapak itu, kenapa lebaran masih saja bekerja. Bapak bilang karena badannya akan terasa pegal-pegal kalau tidak digunakan untuk bekerja. Wah semangat bekerjanya tinggi sekali. Aku berlalu meninggalkan bapak itu karena takut mengganggu pekerjaannya.

Aku kembali ke tempat sodaraku itu, rupanya mereka lagi sibuk bikin ketupat, ternyata orang di sini masih menjunjung tinggi sikap gotong royong lho. Tidak seperti di kotaku yang orangnya sangat individualis. Banyak sekali tetangga yang membantu bikin ketupat. Ternyata mereka itu bikin ketupat tidak bersamaan dengan hari lebaran yang pertama . Mereka juga bikinnya bergantian dan saling bantu gitu. Akhirnya aku juga ikut belajar bikin ketupat. Mengayam ketupat itu gampang-gampang susah, tapi aku berhasil juga bikin ketupat, bahkan tidak hanya satu model saja , ada beberapa model ketupat dan aku bisa semua yang mereka ajarkan.

Mamaku tampak tersenyum bahagia melihat aku tampak begitu bersemangat. Kalau saja aku tidak diajak kesini tentu aku tak akan bisa bikin ketupat. Oh ya ternyata setelah ketupat jadi mereka membagikannya kepada tetangga sebelah dan kerabat-kerabat yang lain. Demikian juga sebaliknya . Wah sungguh indah sekali hidup di sini. Kekerabatan yang sangat kental begitu terasa. Saling bantu, saling berbagi, tatapan yang sangat bersahabat begitu damai di hati.

Sayang sekali aku tak bisa berlama-lama disini karena harus mengunjungi sodara yang lain. Padahal aku merasa nyaman tinggal disini. Penghuninya ramah-ramah. Andai saja dikotaku orangnya seperti disini tentu hidup jadi lebih indah. Ternyata persaudaraan itu sangat menyenangkan, maka carilah sodara sebanyak-banyaknya.  Silaturahmi yang tetap terjaga akan membuat persaudaraan lebih dekat lagi.

Kini kepenuhi janjiku kalau lebaran kali ini aku akan banyak tersenyum, banyak sekali kejadian yang indah di lebaran tahun ini. Akankah tahun depan aku bisa merasakannya lagi ya.., ah cuma waktu yang bisa menjawabnya.

31 Comments

  1. Iya ya, memang sih gara-gara cari uang orang jadi individualis. Kadang memang gara-gara kerja mereka gak bisa bersosialisasi kan meskipun ingin? hari libur kayak gini emang harusnya digunakan sebaiknya untuk menjalin hubungan dengan sesama. btw, model ketupat apa aja yang kamu dah pelajari?

  2. Met lebaran sist😀

  3. pilabeanku

    Minal Aidin wal faidin, mohon maaf lahir bathin

  4. @immoz

    iya sih…
    model apa ya…, aku nggak tau namanya, ada yang seperti burung juga lho…

    @Kancuters

    met lebaran juga….

    @pilabeanku

    mohon maaf lahir dan bathin juga…

  5. lebaran memang indah dan
    ramadhan bikin kangen
    semoga masih bisa bertemu lagi tahun depan.

  6. iya betul sekali….

    semoga saja… Amin…

  7. Met lebaran ya des …..

  8. Met lebaran juga…

  9. bayu200687

    iya mba. banyak yg masih bekerja di hari lebaran…
    taqobalallohu minna wa minkum

  10. lebaranku kok tdk berkesan seh…??!! huuaa….aku nggak mudik, lebaran di jakarta tanpa sodara pula…

  11. minal aidin walfaidzin ya om…
    mohon disalahkan semua kesalahan ulan..
    eh.. di maafkan maksud nya..

  12. renxe

    wah klo aku dah agak malas ra duduk2 di pematang sawah…abis panas dan anginnya kenceng hehehe…
    beda dulu waktu kecil seneng banget jalan2 di sawah berburu “helikopter mini” alias capung ^^

    sampe skrg aku blom bisa bikin ketupat dari janur (males nyoba jg soalnya :D) kalo ada sisa2 janur aku suka bikin cambuk2an atau terompet🙂

  13. @bayu200687
    iya, sama-sama kak..

    @HILMAN
    aduh, kasihan…
    Semoga lebaran tahun depan kakak bisa mudik

    @ulan
    sama-sama mbak…
    Btw redesya bukan om…

    @renxe
    wah, masa kecil yg menyenangkan…
    Lho, bisa di bikin terompet? Gimana caranya?

  14. Sedih ga bisa lebaran sama orang tua lagi.

    Met Lebaran, mohon ma’af lahir bathin.

  15. Ehhh……. met lebarannya udah ya di “keluhku Pada Angin”, gapapa deh 2 x.

  16. Iya, sama-sama
    nggak mudik ya?
    Mungkin lebaran thn depan bisa kumpul ma ortu…

  17. biar telat, aku tetap minta maaf ya!

  18. Iya sama-sama pak…

  19. masih pulang kampung ya sist …

  20. Udah balik koq mbak…

  21. wah…indah ya…
    andai seluruh dunia seperti ini, gak bakal ada perang nukir…
    gak bakal ada global warming…
    gak bakal ada kemiskinan…
    Andai…ah,….capek berandai andai…

  22. ED

    selamat lebaran (walaupun rada telat..). Salam kenal yah…

  23. @16 | redesya
    Ortu sudah alm/almh, 10 dan 8 tahun lalu

  24. @Odie

    hihihi…
    Kalau capek istirahat ja…

    @ED

    Selamat lebaran juga…
    Salam kenal juga…

    @Mr. Momod

    sejak aku usia 6th, waktu kelas 2 SD mister…

  25. Seger banget kedengarannya tuh tempat😀

  26. Wah, emang seger koq…

  27. lebaran saya di RS KARIADI bapak masih di rawat di sana
    (sedih)

  28. Aku jadi ikut sedih
    aku doakan semoga bapaknya cepat sembuh ya…
    Btw RS kariyadi semarang ya?

  29. lebaran memang selalu menyisakan pengalaman yang berbeda dalam setiap tahunnya.
    berbahagialah mereka yang selalu mendapatkan yang berbeda itu.

    selamat lebaran dan salam kenal

  30. renxe

    @ rara : bikin terompet gampang aja, janurnya digulung sampai bentuk kerucut, kemudian diujungnya diselipkan “lidah” yg udah dibentuk sedemikiran rupa sehingga kalau ditiup bisa bunyi. konsep dasarnya mirip terompet tahun baru🙂

  31. @tren di bandung
    selamat lebaran…
    Salam kenal juga…

    @renxe
    aduh kak masih bingung, mang janurnya bisa dibentuk lidah gitu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: