Radesya

"Ingin jadi mentari berharap bisa menerangi"

Ketika Berpisah Dengan Orang Yang Kita Sayangi

 Malam yang hening dan menggigil, aku tak bisa sempurnakan kantukku, entah apa yang terjadi malam itu. Aku sudah berusaha pejamkan mataku, tapi tetap saja aku tak bisa. Aku bangkit, aku coba baca-baca buku biar kantuk segera datang menderaku. Akhirnya usahaku tidak sia-sia, aku dapat sempurnakan kantukku dan membawaku ke sebuah mimpi yang aneh.

Aku bermimipi bertemu dengan sahabatku, saat itu aku sapa dia, tapi dia cuma diam seribu bahasa. Aku sapa dia lagi tapi dia tetap diam, bahkan dia berlari menjauh. Aku berteriak-teriak memanggil namanya sambil menangis, hingga akhirnya aku terbangun . Setelah itu aku jadi sangat gelisah. Hingga hari itu tepatnya tanggal delapan agustus 2008, aku mendapat kabar kalau sahabatku itu telah berpulang. Hatiku remuk redam, tubuhku jadi sangat lemas, dan tanpa sadar air mataku terus saja mengalir bagai sungai tanpa muara. Sudah tiga tahun dia menemani aku, hingga aku sudah sangat biasa padanya. Tapi yang biasa itu menjadi luar biasa ketika aku harus berpisah dengannya untuk selama-lamanya. Kenanganku bersamanya tak mudah untuk dilupakan. Aku hafal sekali bagaimana dia menyapaku, bagaimana dia memanggilku, gurauannya, canda tawanya, bahkan semua tentang dirinya. Dia itu sahabat pertama yang aku punya di sekolah, dia teman yang sangat baik hingga sudah aku anggap seperti kakakku sendiri, kebetulan diantara teman-temanku aku yang paling muda. Dia selalu bantu aku kalau aku sedang dalam kesulitan. Dia sangat senang melihat aku tersenyum, bahkan dia pernah bilang hal lucu

“Rara, sehari saja aku tak lihat senyummu, badanku jadi meriang”, aku tertawa mendengarnya. Itu baru di ucapakan bulan kemarin saat kita harus berpisah  karena aku harus ke kota ini untuk melanjutkan studyku. Dia selalu hibur aku dengan kata-kata yang menyenangkan. Berusaha membela aku jika ada yang ganggu aku. Dia juga tak rela jika aku bersedih. Dia begitu tulus dan baik hati. Tapi aku sudah terlanjur biasa dengannya, begitulah perasaan kita kepada sesuatu yang sudah biasa. Saking biasanya, sesuatu itu tak tampak istimewa. Tetapi sesuatu yang biasa ini akan menjadi luar biasa dan istimewa ketika kita harus berpisah dan kehilangan dirinya.

Kemarin sebelum dia koma, sempat menelpon aku, bahkan memberi banyak nasehat kepadaku, dan itu menjadi nasehat terakhir yang aku dengar. Kata-kata terakhirnya selalu terngiang di telingaku dan akan selalu menetap di jiwaku. Malam ini aku sangat merindukannya seperti orang gila. Kupandangi fotonya dengan perasaan berduka. Aku buka jendela kamarku, kupandangi langit yang begitu luas, langit yang tak pernah tertutup pelupuknya. Hanya untaian kata doa yang tulus selalu kepanjatkan untuknya. Semoga Tuhan mengampuni semua  dosa – dosanya dan menerima semua amal baiknya. Perpisahan memang sakit, tapi hanya dengan perpisahan kita akan menyambut pertemuan. Sahabatku yang baik, aku akan selalu mengenangnya.

23 Comments

  1. renxe

    sabar ya mbak rara…
    ada pertemuan pasti ada perpisahan..
    hanya saja terkadang perpisahan terjadi tanpa diduga…

    itu semua sudah jadi kehendak-Nya, pasti ada tujuan yang mulia dibaliknya.

    kayanya kalo aku ngalamin hal yg sama bakal sedih juga ni…

  2. Thanks ya kak renxe…

  3. renxe

    iyah sama2…semoga km kuat menjalaninya…

    oh ya, tentang mimpi itu, apa itu yg dinamakan firasat ya…

  4. nature works…
    birth and death…
    aku belum benar2 pernah merasa kehilangan yang begitu dalam.

    semoga ja gak aku alami.

  5. jojo

    Yang sabar ya rara…
    seringkali qt lupakan mati,
    hingga dy datang pada seseorang yg qt sayangi,qt bru inget dy(mati)…
    bolehlah sedih,nangis….itu manusiawi.
    Tp jgn sampe histeris,qt mesti tegar

    Yach…sudah hak Dia ngambil yg Dia punya, qta bs apa,mgkn nanti,bsok atw lusa gantian giliran qta…
    sudah cukup kah bekal qt???

  6. znain

    dia masih tersenyum dan disana akan menunggu kedatangan mu, dia akan menyambut mu kelak dengan riang gembira, namu bila engkau mendengar nasehatnya. ceria wajahnya ketika engkau datang, dan yakin besok ada yang menerawang dengan penuh harapan. bukan cengeng hanyalah sedih seperti yang dibayangkan, dulu km menjadi kebanggaan dirinya, harap jangan lah sesekali ingin engkau berjalan pincang karena jalan masih panjang tiada lobang, jangan khawatir tentang seuatu akan hilang karena kamu menyimpan sejuta harapan…

  7. @renxe
    mungkin juga mimpi itu sebuah firasat.

    @immoz
    setiap orang pasti akan merasakan kehilangan,entah itu kapan, pasti kamu juga akan merasakannya. Jika suatu saat kau merasa kehilangan, aku doakan semoga tetap tegar…

  8. @jojo
    Thanks jojo, aku akan berusaha tegar. Aku juga akan persiapkan bekal koq,siapa tau besok jadi giliran aku..

    @znain
    Aku akan selalu ingat semua nasehatnya. Aku akan selalu tersenyum hadapi hidup ini. Aku akan berusaha berjalan meskipun jalannya terjal dan berliku Thanks ya..

  9. Jagan sedih ya mbak

  10. Iya, thanks…

  11. Salam kenal sebelumnya ….

    Semoga sahabat Rara diterima disisi-Nya, mendapat tempat terbaik di sana.
    Yang tabah ya …

  12. Salam kenal juga…
    Amin…
    Iya thanks ya..

  13. sufimuda

    Bertemu dan berpisah merupakan hukum alam yang mesti terjadi pada semua orang, tergantung bagaimana kita bisa memaknainya…
    Ketika Tuhan mengambil orang yang kita cintai maka Dia akan menggantikannya dengan yang labih baik…
    Saya pernah mengalami hal seperti itu, dan ternyata Tuhan itu sangat adil dan bijaksana…

  14. Iya tau.., aku harap juga demikian…

  15. luck13y

    tenang mati satu tumbuh seribu!! apalagi kamu cantik😀 suer ga bohong. salam kenal ya!!

  16. luck13y

    ga nyambung ya😀

  17. Hmm, masak sih…
    *malu-malu*
    salam kenal juga…

  18. luck13y

    benar mba!! mengingatkanku pd seseorang yg selalu bersamaku, membantuku dan trsenyum padaku yang tidak lain adlh pembantu dirumah🙂
    heureuy mode:on
    ga atuh bnr2 cantik km! mirip siapa ya? hmmm.. udh ah tar geer!GBU

  19. Hahaha, mirip pembantunya ya..
    *huh tega amat sih…

  20. Izza

    ternyata nasib kita sama, ya…
    aku udah 2 kali pisah sama sahabatku.
    sampe seminggu setelahnya aku nangis terus.
    bahkan sampe sekarang masih kebayang.
    tapi mo gimana lagi?

    kunjungi blogku di http://binaizza.wordpress.com

  21. Perpisahan itu sangat menyedihkan ya…

  22. olla

    emang sedih..sedih skali..jiwa seakan pergiiiiiii

  23. samy

    jgn kan ngalaminya….baca kisah ni aja, aku uda menahan airmata agar gk keluar…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: