Renungan tengah malam
Malam ini sudah larut, tapi aku gag bisa memejamkan mataku. Entah apa yang ada di benakku ini. Banyak sekali hal yang melayang-layang di pikiranku. Setiap orang pernah melakukan kesalahan, namun jika kita meninggal dunia tanpa pernah memahami kesalahan-kesalahan kita, itu artinya kita menyia-nyiakan makna kehidupan. Segala sesutu yang terjadi pada diri kita tak pernah sia-sia. Setiap perjumpaan. Setiap kejadian sederhana memiliki makna, meskipun terkadang kita terlambat mengartikannya. Mungkin ini yang menjadi renungan tengah malamku …, tapi kantuk juga belum datang padaku…, ah…., mo bobo saja koq repot ya

ga bisa bobo krn banyak pikiran…. lepaskan pikiran, jgn mikir yang macem2 ntar kan gampang bobo’nya… ^^
manusia tercipta dengan salah dan lalai… dan yang paling baik diantaranya adalah orang yang segera memperbaiki kesalahannya dan kembali padaNya… karena rahmat dan ampunanNya sangatlah luas…
aq juga lagi belajar memaknai hidup, setiap desah nafasku, setiap kedipan mataku dan setiap langkah kakiku, gmana bisa kumaknai semuanya… hingga aq puas akan hidupku n tiada sesal di kemudian hari, ketika penyesalan itu tiada guna lagi
Ngitungin domba ajah..
hi.. baca2 artikel aja…
siapakah yg sedang mengisi pikiran mba radesya?
tidurlah..tidur..rebahkan segala lelah dlm peluk Tuhan
kapan saja..dimana saja..tua,,muda..laki..perempuan..semua pasti kebagian…
kematian akan datang..hanya saja kita tidak tahu kapan…tak perlu takut…yg perlu di pikirkan,,dalam keadaan apa ketika ajal datang menjemput…semoga selalu dalam lindunyanNya….amiinn…..